Aprilia Sempat Membuat Part Serupa dengan Ducati Namun Ditolak Direktur Teknis


Ardiotomagz.com – Selamat siang gengs… Setelah Perangkat di Swing Arm Ducati dinyatakan legal. Usut punya usut ternyata kenapa Aprilia termasuk paling getol dalam protes kepada Ducati, ternyata Aprilia sempat ditolak karena mengembangakan perangkat serupa di mesin RS-Gp mereka. Hal ini dilontarkan oleh Massimo Rivola yang mengatakan secara blak-blakan kepada media, alasan protes dari Aprilia. Mereka sangat kaget kenapa Ducati diizinkan menggunakan perangkat tersebut saat GP Qatar. Rivola an Albesiano mengatakan hal tersebut pada saat acara Aprilia All Star di Sirkuit Mugello.

Pada acara tersebut dibahas berbagai hal termasuk kisruh sirip bilah di swing arm Ducati di MotoGP. Aprilia melakukan protes keras dan didukung 3 tim lainnya. Rivola sebagai alumni “Pertukangan” di F1 Ferrari serta timnya melihat potensi pada area tersebut, tentu data ini didapatkan berdasarkan testing yang ternyata perangkat bisa menghasilkan Downforce. Namun desain part tersebut ditolak oleh Direktur Teknis MotoGP.


Aprilia sempat mengajukan desain part tersebut pada tanggal 19 Februari 2019 dan ditolak. Aldridge memutuskan desain part tersebut karena dianggap menyalahi regulasi. 

” Kami membahas tentang perangkat yang bisa dipasang di area itu. Kami dengan jelas diberitahu bahwa alat yang dipasang di daerah itu tidak boleh memiliki tujuan aerodinamis, dan harus dilepas jika kering….

” Dari sana akhirnya kami berhenti memikirkan apa pun di area itu. Makanya ketika Ducati muncul dengan spoiler yang dipasang di bagian bawah lengan ayun, kami benar-benar terkejut. Kenapa sayap yang dipasang di daerah itu diizinkan sementara kami dengan jelas dilarang. Dalam edisi baru pedoman yang dikeluarkan sehari setelah tes IRTA di Qatar, jelas dikatakan bahwa perangkat yang dipasang di lokasi itu tidak boleh dirancang untuk membuat downforce. Downforce adalah salah satu efek aerodinamis yang disebutkan, dan tujuan downforce adalah peningkatan traksi. Triple wing yang dipasang pada GP19 menciptakan downforce….


” Kami tidak bisa mengabaikan begitu saja karena semua harus jelas dan adil. Apalagi dari kalkulasi kami (downforce] yang didapatkan tidak hanya satu pound. Dalam perhitungan yang kami lakukan, jauh lebih besar dari itu. Dan ketika pembalap bisa melebarkan gap hanya dengan sepesekian ratus detik, beberapa kilogram downforce dapat membantu dan membuat perbedaan…” Ungkap Albesiano. 

Aprilia begitu yakin karena mereka memiliki begitu banyak data ketika berniat mengembangkan perangkat tersebut.

”Kami melakukan pengujian terowongan angin virtual, yang disebut CFD, dinamika fluida komputasi. Kami mensimulasikan perangkat ini dalam kondisi garis lurus, termasuk ketika terjadi pengereman. Kami memiliki angka pada downforce, hambatan, dan efek pendinginan yang dapat diberikan perangkat ini. Fakta tersebut tentu tidak dapat diabaikan karena bisa membuat perbedaan cukup besar..” tutup Albesiano

Selain itu Rivola yang menjabat sebagai Aprilia Racing kembali menegaskan bahwa mereka tidak ingin mengganggu posisi Dovi sebagai winner GP Qatar. Mereka hanya ingin kejelasan tentang part tersebut.


” Pertama-tama, aku katakan sekali lagi, kami tidak pernah meminta hasil balapan berbeda dari sebelumnya (Dovi tetap juara). Bahkan pada saat protes dan banding, itu sudah jelas, setidaknya untuk Aprilia. Lebih baik memprotes pada race pertama dan memiliki aturan yang jelas, daripada membiarkan terus berlanjut sepanjang tahun dan jadi polemik. Dari pengalamanku di Formula 1, jika kita memutuskan untuk fokus ke bidang aerodinamis, akan sangat mahal bagi semua orang. Jika sudah demikian dan federasi tidak dapat mengendalikan aturan, maka tim dengan budget kecil akan sulit dalam kompetisi…

”Sejauh ini federasi mengizinkan hanya berdasarkan penuturan tim. Menurut kami tingkat pengetahuan di dalam FIM, IRTA, dan Dorna untuk mengawasi peraturan perlu ditingkatkan..” Ungkap Rivola. 

Wihh sangat menyentil, pada akhir press conference Rivola mengatakan. 

“ Kami sementara menghentikan segala jenis pengembangan di area tersebut karena masih menunggu hasil banding. Kami tetap berharap regulasi ditegakkan sehingga perangkat ini akan diblokir untuk masa depan. Kalau tidak, jika diizinkan, kami bisa melakukan sesuatu berdasarkan pengalaman kami)” Ujarnya….

Last. Jadi protes terhadap Ducati memang tidak hanya asal protes saja tetapi benar-benar dengan data yang sangat matang. Kendati protes tetap dimenangkan oleh Ducati. Bisa dibilang protes datang dari Aprilia dengan data-data mereka dan pengalaman mereka kemudian mencari dukungan dari Tim lain. Makin ramai dramanya.

Iwanbanaran.com (translate)

Belum ada Komentar untuk "Aprilia Sempat Membuat Part Serupa dengan Ducati Namun Ditolak Direktur Teknis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan Bawah Artikel