Dorna Perlu Membuat Regulasi Baru agar World SBK kembali Murni Balap Motor Produksi Masal


Ardiotomagz.com – Kemunculan Honda All New CBR1000rr Fireblade generasi terbaru memang dinantikan para penggemar balap dan para bikers di dunia. Saat ini Honda sendiri sudah begitu lama absen juara WSBK akibat paket motor dan mesin yang masih belum mampu bersaing dengan para rival. Meskipun sih ya current Honda CBR1000rr saat ini tetap mampu bersaing di kejuaraan lain seperti Endurance, ARRC atau kejuaraan lain. Satu hal yang dikhawatirkan Dorna Sport selaku promotor WSBK adalah masuknya motor produksi masal dengan harga cukup tinggi dikarenakan tekhnologi yang disematkan dalam motor tersebut, mesin atau motor mendekati performa motor di MotoGP.

Dorna Sport saat ini dikabarkan tetap memegang hak promotor WSBK hingga 2036. Setidaknya saat ini dua pabrikan yang resmi keluar adalah MV Agusta dan Aprilia, Suzuki sendiri masih belum tertarik untuk mengucurkan dana di WSBK. Saat ini banyak motor produksi masal yang secara tekhnis spesifikasinya semakin mirip dengan motor prototype di MotoGP. Lalu munculah Ducati Corse yang menelurkan motor Panigale V4R yang dipatok dalam harga begitu tinggi sekitar 40.000 Euro. Kawasaki adalah pabrikan pertama yang sedikit gusar dengan hal ini. Kawasaki bertanya-tanya apakah diperlukan langkah seperti Ducati ini di balapan WSBK dengan harga motor semahal itu?


Akibat jalan yang diambil Ducati dengan membuat motor produksi masal berbasis MotoGP membuat pabrikan lain ingin mengikuti langkah tersebut. Saat ini Honda, Yamaha, dan Kawasaki mulai terfikirkan untuk membuat hal yang serupa dengan Ducati dan yang paling mendekati adalah Honda dengan CBR1000rr Fireblade terbaru nanti. Pihak Dorna sendiri mengatakan “Saat ini kami sedang mempertimbangkan berbagai ide dan saran,” Ucap Carmelo Ezpeleta.

Sebagai informasi terdapat perubahan rule untuk motor yang bisa dihomologasikan pada kejuaraan WSBK. Jika dahulu motor harus memenuhi syarat penjualan motor minimal 3.000 unit saat ini hanya pabrikan hanya perlu memenuhi syarat menjual sebanyak 500 unit saja, jika terpenuhi maka motor tersebut bisa ikut di kejuaraan WSBK dengan modifikasi khusus untuk keperluan balap.


Nah sekarang mengenai Honda yang sudah mulai mengincar pembalap top lagi karena sudah punya senjata baru yang diklaim sangat powerful. Dengan kondisi ini tentu sudah cukup memaksa dorna untuk membuat sebuah peraturan yang jelas untuk motor yang dipakai oleh pabrikan di WSBK nanti. Kalau hanya dibatasi minimal menjual 500 unti produksi, maka bisa saja pabrikan berlomba membuat motor edisi eksklusif 500 unit saja dan dijual dengan harga level sultan. Kalau begini balap motor produksi masal menjadi abu-abu akibat motor yang sangat mahal karena tekhnologi yang dibawa begitu super. 

Belum ada Komentar untuk "Dorna Perlu Membuat Regulasi Baru agar World SBK kembali Murni Balap Motor Produksi Masal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan Bawah Artikel